Tinjauan tentang VRBA

Violet Kristal dan garam bile menghambat pertumbuhan bakteri Gram-positif. Degradasi laktosa menjadi asam diindikasikan dengan indicator pH Neutral Red, dimana perubahan warna merah disebabkan oleh garam bile. Cara pembuatannya adalah dengan melarutkan 39,5 gr dalam 1 L air suling dan panaskan hingga mendidih dengan terus-menerus diaduk sampai benar-benar terlarut. Setelah itu jangan dididihkan lebih dari 2 menit dan tidak di-autoklaf. pHnya 7,4 ± 0,2 pada suhu 25oC. Media yang sudah jadi berwarna merah gelap dan jernih. Kultur biasanya diinokulasikan dengan metode tuang. Inkubasi dilakukan 24 ± 2 jam pada suhu 30 ± 1oC.

Koloni yang tumbuh penampakannya berwarna merah dan membentuk area dengan pinggir kemerahan, diameter 1 – 2 mm, maka yang tumbuh adalah Enterobacteriaceae laktosa-positif: bakteri koliform, E.coli. Bila koloninya berbentuk titik merah, mikroorganisme yang tumbuh adalah Enterococci, bisa jadi Klebsiella. Bila koloni yang tumbuh tidak berwarna, mikroorganisme tersebut adalah Enterobacteriaceae laktosa-negatif (1).

Enterobacter aerogenes ATCC 13048 tumbuh dengan baik dan membentuk koloni berwarna pink, Enterococcus faecalis ATCC 29212 terhambat pertumbuhannya, Escherichia coli ATCC 25922 tumbuh baik dan membentuk koloni merah muda dengan bile ppt. Salmonella typhimurium ATCC 14028 tumbuh baik dan membentuk koloni tidak berwarna. Bakteri yang dapat memfermentasi laktosa berwarna merah-ungu, dengan atau tanpa adanya zona di sekitar koloni. Bakteri non-fermenter laktosa tidak berwarna atau transparan koloninya. Kokus Gram-positif tidak berwarna, berbentuk titik.

Komposisinya adalah enzymatic digest pada gelatin sebagai sumber karbon, nitrogen, vitamin, dan mineral pada VRBA. Ekstrak khamir menyediakan vitamin B-kompleks yang menstimulasi pertumbuhan bakteri. Campuran garam bile dan violet Kristal menghambat pertumbuhan bakteri Gram-positif. Laktosa sebagai sumber karbohidrat. Neutral Red sebagai pH indicator. Agar sebagai pemadat campuran nutrisi. Formulanya sebagai berikut: ekstrak khamir 3 gr, enzymatic digest pada gelatin 7 gr, campuran garam bile 1,5 gr, laktosa 10 gr, sodium klorida 5 gr, Neutral Red 0,03 gr, violet Kristal 0,002 gr, agar 15 gr. Campurkan 41,5 gr bahan-bahan di atas dengan 1 L air suling. Panaskan dengan agitasi frekuentatif dan didihkan selama 2 menit. Jangan di-autoklaf. Dinginkan medium sampai 45-46oC dan tuangkan 15-20 ml ke dalam petri 100 mm yang mengandung inokulum. Setelah medium memadat, bisa tambahkan lapisan penutup sebanyak 4 ml pada medium agar yang mulai dingin (45-46oC). kultur biasanya tumbuh pada suhu 35oC setelah 18-24 jam inkubasi (2).

Sumber:

  1. EMD. 2002. VRBA.
  2. Acumedia. 2004. Violet Red Bile Agar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s