Ekstraksi Bilberry menunjukkan efek terhadap kolitis: Studi Hewani

Ekstrak kaya antosianin dari bilberry (Vaccinium myrtillus) bisa mengurangi radang pada pasien kolitis dan memberikan alternatif alami untuk steroid, pada penelitian terbaru.

Penelitian dengan menggunakan hewan percobaan menunjukkan bahwa ekstrak dari bilberry terkait dengan penurunan sekresi penanda radang pada usus besar, dengan ekstrak bilberry murni, sesuai dengan penemuan Universitas Wurzburg, Regensburg dan Zurich.

Kolitis adalah peradangan pada usus besar. Menurut UK’s National Health Service (NHS), kolitis ulseratif adalah kondisi yang relatif jarang terjadi, dialami oleh sekitar 100.000 orang di Inggris. Wanita 30% lebih mudah terkena daripada pria. Kondisi radang pada usus besar lain yaitu Crohn’s disease. Gejala dari kondisi ini termasuk nyeri perut, penurunan berat badan, diare, dan muntah.

Kepala peneliti studi tersebut, Professor Gerhard Rogler dari Department of Internal Medicine di University Hospital of Zurich mengatakan pada NutraIngredients bahwa, sementara ada sejumlah pedoman untuk pengobatan kolitis ulseratif, beberapa pasien dengan kolitis ringan hingga moderat tidak cukup merespon pengobatan seperti asam 5-aminosalisilat atau steroid.

“Bilberry bisa menjadi pendekatan nutrisi tambahan untuk kolitis ringan sampai sedang yang membantu untuk menghindari imunosupresi dengan efek samping, seperti infeksi, pada pasien tersebut,” ungkap beliau.

Menggunakan ekstrak bilberry dari Kaden Biochemicals, anggota perusahaan Symrise group, peneliti menguji efek pada hewan percobaan untuk kolitis akut dan kronis.

Nilai histologi – ukuran struktur mikroskopis dari jaringan hewan – menunjukkan penurunan hampir 50% ketika hewan diberi pakan ekstrak bilberry yang mengandung 1% antosianin. Skor histologis yang lebih tinggi mewakili perubahan yang disebabkan oleh proses peradangan seperti penebalan dinding usus dan infiltrasi jaringan usus oleh sel imun.

“Pada hewan percobaan kami menguji skor histologist, yang juga merupakan parameter paling valid pada manusia. Oleh karena itu hewan percobaan adalah alat prediksi yang baik, namun kami ingin menentukan efek pada pasien kolitis,” ujar Prof Rogler.

Prof Rogler mengkonfirmasi bahwa penelitian ini dilakukan di area dengan uji klinis label terbuka dengan 20 pasien dengan kolitis ringan hingga sedang.

“Selain itu, kami sedang menyelidiki efek molekuler, seperti transduksi sinyal, dalam sel mukosa” ungkap Prof Rogler. “Untuk penelitian selanjutnya akan lebih perlu untuk mengerti aktivitas bilberry pada tingkat molekuler.”

Sumber:

Journal of Nutrition.“Bilberries and their anthocyanins ameliorate experimental kolitis”
Authors: H. Piberger, A. Oehme, C. Hofmann, A. Dreiseitel, P. Sand, F. Obermeier, J. Schoelmerich, P. Schreier, G. Krammer, G. Rogler

Stephen Daniells, 2010. Nutraingredients.com : Bilberry extract shows colitis benefits: Animal study

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s